Biologi

Pertanyaan

jelaskan proses yang terjadi pada ginjal sehingga urine dikeluarkan menuju uretra?

2 Jawaban

  • 1).darah yang membawa sisa-sisa merabolisme protein akan masuk ke ginjal melalui pembuluh darah menuju ke glomerulus
    2).didalam glomerulus terjadi peristiwa penyaringan terhadap zat-zat yang terlarut dalam darah.zat-yang dapat melewati saringan glomurulus adalah zat-zat yang bermilekul kecil seperti air,garam,amonia,urea dan gula,maka zat-zat tersebut disebut filtranglomerulus
    3).filtranflomerulus masuk ke kapsula bowman dan di tampung.kemudian filtranglomerulus diteruskan ke tubulus proksimal.
    4).didalam tubulus proksimal akan terjadi penyerapan kembali terhadap zat-zat yang masih di perlukan yaitu air,garam dan gula.sedangkan zat-zat yang lainnya tidak diserap atau tidak dapat diserap akan menjadi urine primer
  • Mata pelajaran: biologi
    Kelas: IX SMP
    Kategori: sistem eksresi manusia
    Kode kategori berdasar kurikulum KTSP: 9.4.1
    Kata kunci: proses terbentuknya urine



    Jawaban: 


    Urine adalah sekret (hasil proses pengeluaran yang sudah tidak dibutuhkan tubuh lagi) dari ginjal. Di dalam ginjal proses terbentuknya urine hingga dikeluarkan menuju uretra adalah sebagai berikut:

    1. Filtrasi
    Proses pembentukan urine diawali dengan filtrasi atau penyaringan darah. Penyaringan ini dilakukan oleh glomerulus pada darah yang mengalir dari aorta melalui arteri ginjal menuju ke badan Malpighi. Penyaringan akan memisahkan 2 zat. Zat bermolekul besar beserta protein akan tetap mengalir di pembuluh darah sedangkan zat sisanya akan tertahan. Zat sisa hasil penyaringan ini disebut urine primer (filtrat glomerulus). Urine primer biasanya mengandung air, glukosa, garam serta urea. 

    2. Reabsorbsi
    Zat-zat yang masih dapat digunakan seperti glukosa, asam amino, dan garam tertentu akan diserap lagi oleh tubulus kontortus proksimal dan lengkung Henle.  Penyerapan kembali dari urine primer akan menghasilkan zat yang disebut dengan urine sekunder  (filtrat tubulus). Urine sekunder memiliki ciri berupa kandungan kadar ureanya yang tinggi.

    3. Augmentasi 
    Urine sekunder yang dihasilkan tubulus kontortus proksimal dan lengkung Henle akan mengalir menuju tubulus kontortus distal. Di sini, urine sekuder akan melalui pembuluh kapiler darah untuk melepaskan zat-zat yang sudah tidak lagi berguna bagi tubuh. Selanjutnya, terbentuklah urine yang sesungguhnya. Urine ini akan mengalir dan berkumpul di tubulus kolektivus (saluran pengumpul) untuk kemudian bermuara ke rongga ginjal.


    Dari rongga ginjal, proses pembentukan urine diakhiri dengan mengalirnya urine sesungguhnya melalui ureter menuju kandung kemih (vesika urinaria). Apabila kandung kemih telah penuh dan cukup mengandung urine, ia akan tertekan sehingga akan menghasilkan rasa ingin buang air kecil pada tubuh. Urine kemudian dialirkan melalui saluran pembuangan yang disebut uretra.


    (EK)

    Semoga bermanfaat

Pertanyaan Lainnya