Sejarah

Pertanyaan

Mengapa dalam perang dunia II golongan cerdik pandai menjadi kuat kedudukannya?

1 Jawaban

  • Jawaban:

    Dalam Perang Dunia II golongan cerdik pandai menjadi kuat kedudukannya, karena Jepang yang menguasai Indonesia saat itu menggunakan mereka untuk memobilisasi dukungan rakyat.

    Pembahasan:

    Jepang menguasai dan menduduki Indonesia sejak tanggal 8 Maret 1942, setelah mengalahkan Belanda.

    Agar pendudukannya di Indonesia diterima, dan untuk memobilisasi rakyat. Kemudian, para cerdik pandai pemimpin perjuangan yang sebelumnya ditawan Belanda, seperti Ir Sukarno dan Muhammad Hatta juga dibebaskan dan diajak berkerja sama.

    Untuk memobilisasi rakyat, Jepang mendirikan Pusat Tenaga Rakyat (PUTERA), yang dipimin dipimpin oleh Empat Serangkai, yaitu Ir.Soekarno M.Hatta, Ki Hajar Dewantoro dan K.H Mas Mansyur, yang merupakan para cerdik pandai terkemuka saat itu.

    Kemudian, saat Jepang mulai terdesak dan kalah dari Sekutu, Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dibentuk pada 1 Maret 1945. BPUPKI ini diisi oleh para cerdik pandai, yang diketuai oleh Radjiman Wedyodiningrat. BPUPKI ini dususun agar dukungan rakyat pada Jepang menjadi kuat.

    Semua kondisi ini memperkuat golongan cerdik pandai adalam susunan masyarakat Indonesia.

    Namun propaganda Jepang untuk mencari dukungan rakyat Indonesia ternyata tidak membuahkan hasil memuaskan, karena rakyat justru merasakan tindakan tentara Jepang yang kejam seperti dalam kerja paksa Romusha.

    Kode: 10.3.4

    Kelas: XI

    Mata pelajaran: Sejarah

    Materi: Bab 4 - Pendudukan Jepang di Indonesia  

    Kata kunci: Propaganda Jepang

     


Pertanyaan Lainnya