Apa nama dari senyawa-senyawa berikut menurut iupac: a) As2S3 b) Cu(CN)2 c) (NH4)2Cr2O3 d) BaCl2.2H2O e) HClO4 f) Ca(OH)2 Tolong dijawab sekarang ya, thx
Pertanyaan
a) As2S3
b) Cu(CN)2
c) (NH4)2Cr2O3
d) BaCl2.2H2O
e) HClO4
f) Ca(OH)2
Tolong dijawab sekarang ya, thx
1 Jawaban
-
1. Jawaban diahviolin
Jawaban:
Nama dari senyawa-senyawa berikut menurut iupac:
a) As₂S₃ : Arsen (III) sulfida
b) Cu(CN)₂ : Tembaga (II) sianida)
c) (NH₄) ₂Cr₂O ₇ : Amonium kromat
d) BaCl₂. 2 H₂O : Barium klorida dihidrida
e) HClO₄ : Asam perklorat
f) Ca(OH)₂ : kalsium hidroksida
Pembahasan:
Dalam penamaan senyawa kimia, nama yang digunakan mengacu pada peraturan yang dibuat oleh IUPAC (International Union of Pure and Applied Chemistry, Persatuan Kimia Murni dan Terapan Internasional). Sistem penamaan ini memperhatikan apakah senyawa tersebut merupaka senyawa organik atau tidak, apakah senyawa mengandung unsur logam atau tidak, srta bialangan oksidasi dan jumlah gugus senyawa.
a) As₂S₃ : Arsen (III) sulfida
Senyawa ini terdiri dari atom unsur logam, yaitu Arsen (As) dan unsur non-logam, yaitu sulfur atau belerang (S). Arsenik dapat memiliki bilangan oksidasi lebih dari satu jenis yaitu +3 dan +5. Dalam senyawa ini, arsen memiliki bilangan oksidasi +3, karena sulfur memiliki bilangan oksidasi -2.
Karena itu, dalam penulisan nama senyawa, dilakukan dengan menulis nama unsur logam (Arsen), diikuti dengan bilangan osidasi dalam angka Romawi (III), dan diakhiri degan nama unsur non-logam yang diberikan akhiran –ida (sulfida)
b) Cu(CN)₂ : Tembaga (II) sianida
Senyawa ini terdiri dari atom unsur logam, yaitu Tembaga (Cu) dan gugus senyawa yang tersusun dari unsur non-logam, yaitu sianida (-CN), yang tersusun dari karbon dan nitrogen. Tembaga dapat memiliki bilangan oksidasi lebih dari satu jenis yaitu +1 dan +2. Dalam senyawa ini, Tembaga memiliki bilangan oksidasi +2, karena sianida memiliki bilangan oksidasi sebesar muatannya, yaitu -1.
Karena itu, dalam penulisan nama senyawa, dilakukan dengan menulis nama unsur logam (Tembaga), diikuti dengan bilangan osidasi dalam angka Romawi (II), dan diakhiri degan nama gugus non-logam (sianida)
c) (NH₄) ₂Cr₂O₇ : Amonium kromat
Senyawa ini terdiri ion positif amonium (NH₄⁺) dan ion negatif kromat (Cr₂O₇⁻). Kedua ion berupa gugus senyawa, bukan berupa atom unsur.
Karena itu, dalam penulisan nama senyawa, dilakukan dengan menulis nama ion positif (Ammonium) diikuti dengan menulis nama ion negatif (kromat).
d) BaCl₂. 2 H₂O : Barium klorida dihidrida
Senyawa ini terdiri dari dua bagian, pertama adalah garam BaCl₂ dan unsur air (H₂O) berupa hidrida yang terikat pada garam ini.
Garam BaCl₂ terdiri dari unsur logam barium (Ba) dan unsur non logam klorin (Cl). Sebagai logam alkali tanah (golongan IIA), barium hanya memiliki satu bilangan oksidasi yaitu +2. Karena hanya satu bilangan oksidasi yang mungkin, maka nilainya tidak perlu ditulis.
Karena itu, dalam penulisan nama senyawa, dilakukan dengan menulis nama unsur logam (Barium), diikuti dengan nama unsur non-logam dengan ditambah –ida (klorida).
Karena berupa hidrida, maka nama senyawa ditambah dengan jumlah senyawa air (H₂O) terikat, dalam hal ini dua, maka sebelum hidrida dtulis awalan di- (dua).
e) HClO₄ : Asam perklorat
Senyawa ini terdiri dari ion positif hidrogen (H⁺) dan gugus negatif perklorat (ClO₄⁻). Karena ion positif adalah hidrogen, maka senyawa ini termasuk senyawa asam.
Karena itu, dalam penulisan maka nama senyawa adalah “Asam” diikuti dengan gugus negatifnya (perklorat)
f) Ca(OH)₂ : kalsium hidroksida
Senyawa Ca(OH)₂ terdiri dari unsur logam kalsium (Ca) dan gugus hidroksida (OH⁻). Sebagai logam alkali tanah (golongan IIA), kalsium hanya memiliki satu bilangan oksidasi yaitu +2. Karena hanya satu bilangan oksidasi yang mungkin, maka nilainya tidak perlu ditulis.
Karena ion negatif adalah hiroksida, maka senyawa ini termasuk senyawa basa.
Karena itu, dalam penulisan nama senyawa, dilakukan dengan menulis nama unsur logam (kalsium), diikuti dengan “hidroksida”.
Kelas: X
Mata pelajaran: Kimia
Materi: Sistem Penamaan Senyawa
Kata kunci: Penamaan Senyawa IUPAC