pengertian rangkaian kontrol listrik
TI
jojo280nono
Pertanyaan
pengertian rangkaian kontrol listrik
1 Jawaban
-
1. Jawaban KomangListya1
Pengertian Kontrol Listrik
Mesin listrik modern terdiri dari tiga bagian terpisah yang
perlu untuk diketahui. Pertama mesin itu sendiri, yang dirancang
untuk melakukan pekerjaan tertentu sesuai dengan yang
dikehendaki. Kedua adalah motor listrik, yang dipilih sesuai
dengan kapasitas mesin. Dan yang ketiga adalah sistem kontrol
atau pengendalinya. Sebuah sistem kontrol dirancang untuk
mengoperasikan motor dan mesin. Bila suatu mesin hanya
memerlukan untuk start, berputar untuk beberapa saat, kemudian
stop, kontrol yang dibutuhkan cukup hanya dengan menggunakan
saklar toggle. Akan tetapi bila suatu mesin memerlukan beberapa
pengoperasian otomatis, seperti run beberapa saat, kemudian stop
sebentar dan lalu run lagi (cycle nya berulang), rangkaian kontrol
yang dibutuhkan adalah menggunakan sebuah rangkaian kontrol
yang terintegrasi.
Kata kontrol berarti mengendalikan atau mengatur, jadi ketika
kita bicara tentang kontrol motor atau mesin, kita membahas
mengenai pengendalian dan pengaturan fungsi dari motor atau
mesin tersebut. Ketika diaplikasikan pada motor, kontrol listrik
melakukan beberapa fungsi seperti starting, pengatur kecepatan,
sistem proteksi, putar balik dan stoping.
Berbagai perlengkapan yang dipergunakan untuk
mengendalikan fungsi motor listrik tersebut disebut sistem kontrol
atau kontrol komponen. Masing-masing type kontrol komponen
tersebut akan dibahas kemudian seperti dibawah ini :
Kontrol Manual
Manual kontrol hanya mempunyai pengendalian yang
dilakukan oleh tangan, contohnya seperti gambar dibawah ini
. Barangkali kontrol tersebut paling banyak kita
jumpai pada pengendali motor dengan daya yang rendah. Kontrol
ini sering digunakan ketika hanya mengendalikan fungsi motor
untuk start dan stop saja.

Ini adalah contoh sederhana dari kontrol manual. Pastinya
banyak kekurangan dari pengontrolan secara manual ini, akan
tetapi ada hal yang membuat sistem ini masih digunakan yaitu
sistem ini mempunyai sedikit permasalahan kerusakan karena
tidak adanya instrument lain untuk fungsi kontrol automation,
disamping itu biaya untuk pembuatan kontrol seperti ini sangat
murah dibanding sistem kontrol lainnya. Sebuah kontrol manual
hanya memerlukan seorang operator untuk memindah toggle
switch atau menekan pushbutton untuk mengoperasikan atau
mematikan mesin