Jika R pada rheostat digeser ke arah B, maka lampunya akan.. a. makin terang karena hambatan listriknya makin besar b. makin redup karena kuat arusnya makin bes
Pertanyaan
a. makin terang karena hambatan listriknya makin besar
b. makin redup karena kuat arusnya makin besar
c. mati karena hambatan dan kuat arus listriknya maksimum
d. makin redup karena hambatannya makin besar dan kuat arusnya makin kecil
1 Jawaban
-
1. Jawaban Jacky95
Jika R pada rheostat digeser ke arah B, maka lampunya akan d. makin redup karena hambatannya makin besar dan kuat arusnya makin kecil
PEMBAHASAN
Arus listrik adalah aliran muatan listrik pada suatu konduktor. Aliran ini timbul karena adanya beda potensial yang di hasilkan oleh sumber tegangan seperti contohnya batere.
I = Q / t
dimana :
I = Kuat Arus Listrik ( A )
Q = Muatan Listrik ( C )
t = selang waktu ( s )
Hubungan antara kuat arus listrik dan beda potensial ini tertuang dalam hukum Ohm yang bunyinya sebagai berikut ini :
V = I . R
dimana :
V = beda potensial ( Volt )
I = kuat arus listrik ( Ampere )
R = hambatan ( Ohm )
Untuk mencari nilai hambatan suatu konduktor dapat di cari dengan rumus berikut ini :
R = ρ L / A
dimana :
R = hambatan kawat ( ohm )
ρ = hambatan jenis kawat ( ohm . m )
L = panjang kawat ( m )
A = luas penampang kawat ( m² )
Rangkaian listrik secara umum bisa di bagi menjadi :
1. Rangkaian Seri
Pada rangkaian seri , arus listrik yang mengalir pada setiap hambatan selalu sama dengan arus total.
Untuk mencari total hambatan bisa memakai rumus berikut ini:
Rs = R₁ + R₂ + R₃ + ...
2. Rangkaian Paralel
Pada rangkaian paralel , tegangan listrik yang pada setiap hambatan selalu sama dengan tegangan sumber.
Untuk mencari total hambatan bisa memakai rumus berikut ini:
1/Rp = 1/R₁ + 1/R₂ + 1/R₃ + ...
Alat ukur arus listrik adalah amperemeter yang di pasang secara seri pada rangkaian.
Alat ukur tegangan listrik adalah voltmeter yang di pasang secara paralel pada rangkaian.
Energi listrik bisa di cari dengan rumus:
W = V. I . t = V² . t / R = I² . R . t
dimana :
W = Energi Listrik ( Joule )
V = Tegangan Listrik ( Volt )
I = Kuat Arus Listrik ( Ampere )
R = Hambatan Listrik ( Ohm )
t = selang waktu ( sekon )
Mari sekarang kita mencoba menyelesaikan soalnya.
Jika rheostat di geser ke arah B , artinya panjang hambatan di perbesar yang akan mengakibatkan nilai hambatan akan membesar sesuai rumus:
R = ρ L / A
Berhubung nilai hambatan membesar , maka besarnya arus akan mengecil sesuai dengan rumus:
I = V / R
Seiring arus mengecil , maka akan mengakibatkan lampu makin redup sesuai rumus :
P = V . I
Pelajari lebih lanjut :
[tex]\textbf{Contoh Sumber Arus Listrik Searah}[/tex] : https://brainly.co.id/tugas/17337411
[tex]\textbf{Hambatan Total}[/tex] : https://brainly.co.id/tugas/13620734
---------------------------
Detil Jawaban :
[tex]\textbf{Kelas:}[/tex] 12
[tex]\textbf{Mapel:}[/tex] Fisika
[tex]\textbf{Bab:}[/tex] Listrik Arus Searah
[tex]\textbf{Kode:}[/tex] 12.6.1
[tex]\textbf{Kata Kunci:}[/tex] Arus DC , Tahanan , Batere. Resistor , Lampu